LAMPUNG TENGAH — Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi harapan peningkatan gizi anak sekolah justru menuai gelombang keluhan dari masyarakat di Kabupaten Lampung Tengah. Sejumlah wali murid menilai menu yang dibagikan ke sekolah-sekolah tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Keluhan keras salah satunya datang dari Samsudin, wali siswa asal Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar. Ia mengaku kecewa dan geram melihat isi paket MBG yang diterima anaknya di sekolah.
Menurutnya, menu yang diberikan jauh dari kata layak jika dibandingkan dengan tujuan utama program pemerintah yang digagas untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa.
“Kalau kemarin itu dapatnya susu 2 kotak, roti 2 bungkus, telur 2 butir, jeruk 1 buah dan ciki 2 bungkus. Itu dirapel untuk tiga hari. Ini benar-benar kelewatan. Tolong Pak Presiden ditindak SPPG yang nakal,” tegas Samsudin dengan nada kesal.
