Masyarakat mendesak agar pemerintah pusat maupun pemerintah daerah segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG di Lampung Tengah. Mereka meminta audit terbuka terhadap pihak penyedia makanan guna memastikan anggaran negara benar-benar sampai kepada siswa.
Program yang menyangkut masa depan anak bangsa, menurut warga, tidak boleh dikelola asal-asalan. Apalagi jika sampai terjadi dugaan permainan anggaran di balik bantuan yang seharusnya meningkatkan kualitas gizi pelajar.
Warga juga berharap Presiden Republik Indonesia dan instansi terkait segera melakukan penindakan tegas terhadap oknum penyelenggara yang terbukti tidak menjalankan standar distribusi makanan sesuai ketentuan.
“Jangan sampai program bagus rusak karena ulah oknum. Ini soal kesehatan anak-anak kita,” tutup Samsudin.
