Langkah ini didukung oleh Ketua Paguyuban Pegiat Seni Budaya (P2SB) Pringsewu, Saprudin. Ia menyatakan bahwa dunia seni harus berperan dalam menjaga generasi muda dari dampak buruk narkoba.
“Kami mendukung sepenuhnya. Ini upaya menyelamatkan anak-anak kita, bukan mematikan ruang ekspresi,” kata Saprudin.
Paguyuban seni, aparat pekon, dan pelaku usaha hiburan turut dilibatkan dalam sosialisasi kebijakan yang bertujuan menjaga kondusivitas sosial dan budaya ini.
